Program Jariyah Nasional

[UPDATE]
Project saat ini: Pipanisasi Sonyo (Kulonprogo) & Sukabumi
1 Januari 2026

  • Dana masuk yang tertera dalam penggalangan donasi di sini sudah langsung tertunaikan, sehingga sisa dana yang tersedia jauh lebih sedikit dari pada yang tertera. Dana yang sudah digunakan sekitar Rp 35 Juta.
  • Pengimplementasian dana donasi selalu berubah bentuk & tempat amal jariyahnya, misalnya: pipanisasi, tempat wudhu, pembuatan tampungan air, pembelian pompa air, dan semisalnya sesuai permintaan yang masuk.
  • Project yang telah selesai dikerjakan selama 2026 adalah:
    1. Sumur Bor Ponpes YAUMI (Godean) – proses
    2.

Program Jariyah Nasional
Alhamdulillah Bi Taufiqillah, Peduli Muslim sebagai lembaga sosial dan kemanusiaan telah berkiprah melayani masyarakat sejak tahun 2005, dan memfasilitasi kaum muslimin merealisasikan Program Jariyah Nasional sejak tahun 2023. Program ini, Alhamdulillah sampai dengan tahun 2023-2025 telah merealisasikan berbagai program Jariyah diantaranya;

  1. Pembuatan Jaringan Air Bersih (Pipanisasi) di 13 lokasi dengan penerima manfaat sebanyak 600KK+, dengan panjang jaringan +43.000 meter
  2. Penyaluran Bak Penampung Air Bersih kapasitas 5.200 liter di 9 lokasi, dengan penerima manfaat sebanyak +109KK
  3. MCK dan Tempat Wudhu di 1 lokasi bencana (Cianjur)
  4. Pipanisasi Kadisono
  5. Dua Unit Toren Sawangan Magelang
  6. Pipanisasi Semanu
  7. Pipanisasi Kalibawang
  8. Dua Unit Toren Magelang & Kulonprogo
  9. Pipanisasi Srumbung II
  10. Pipanisasi Tular
  11. Pipanisasi Kedung
  12. Pipanisasi Ngroto
  13. Toren Klampok (5.200 liter)
  14. Toren Ngelorejo Nglipar (5.200 liter)
  15. Toren Pacarejo Semanu (5.200 liter)
  16. Pipanisasi Tretes
  17. Pipanisasi Mangunsari 
  18. Pipanisasi Rejosari
  19. Pipanisasi Ngroto 2
  20. Toren Air untuk Masjid Ar-Rahman Pacarejo, Semanu, Gunungkidul
  21. Pipanisasi ICMA Sawangan Magelang
  22. Pipanisasi Lias, Lombok Utara
  23. Pipanisasi Ngaglik
  24. Pipanisasi Poan Lombok 
  25. Pipanisasi Sirampog
  26. Pipanisasi Girpasang

Amal Jariyah Bak Sungai Yang Terus Mengalir dan Tak Pernah Kering
Sebagai insan yang beriman, kesempatan menyemai kebaikan hanyalah pada saat ruh masih dikandung badan. Adapun setelahnya, yakni kematian, kesempatan itu tidak akan kita dapati kembali. Setelah kematian, tinggalah kita menuai hasil dari amalan-amalan kita ketika hidup di alam dunia.

Setelah kematian, tentunya kita sangat-sangat membutuhkan pertolongan Allah Ta’ala melalui amal-amal kebaikan kita. Salah satu amalan yang tidak akan pernah terputus pahalanya adalah Amal Jariyah. Bayangkan, Amal Jariyah yang ikhlas karena Allah, pahalanya akan terus mengalir bak sungai yang tak pernah mengering walau kita sudah tidak lagi hidup atau melakukannya lagi.

Apa Saja Amal Jariyah Yang Dimaksud ?
Di antara jenis Amal Jariyah yang disebutkan dalam Hadits adalah 1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, dan (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya. Sebagaimana disampaikan dalam Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Dalam Hadits lainnya Rasululloh ﷺ menyebutkan ada 7 amalan dengan pahala Jariyah, yakni hadits yang disampaikan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,

سَبْعٌ يَجْرِيْ لِلْعَبْدِ أَجْرُهُنَّ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ وَهُوَ فِي قَبْرِهِ : مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا ، أَوْ أَجْرَى نَهْرًا ، أَوْ حَفَرَ بِئْرًا ، أَوَ غَرَسَ نَخْلًا ، أَوْ بَنَى مَسْجِدًا ، أَوْ وَرَثَ مُصْحَفًا ، أَوْ تَرَكَ وَلَدًا يَسْتَغْفِرُ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ

“Ada tujuh amalan yang pahalanya tetap mengalir untuk seorang hamba setelah dia meninggal, padahal dia berada di dalam kuburnya: (1) orang yang mengajarkan ilmu agama, (2) orang yang mengalirkan sungai (yang mati) (3) orang yang membuat sumur, (4) orang yang menanam kurma, (5) orang yang membangun masjid, (6) orang yang memberi mushaf al-Quran, dan (7) orang yang meninggalkan seorang anak yang senantiasa memohonkan ampun untuknya setelah dia wafat.” (HR. al-Bazzar dalam Musnadnya 7289, al-Baihaqi dalam Syuabul Iman 3449, dan yang lainnya. Al-Albani menilai hadis ini hasan).

Kebutuhan Masyarakat Masih Cukup Besar
Karakteristik iklim dan topografi wilayah yang beragam, terutama di wilayah perbukitan, daerah rawan bencana, serta daerah yang mengalami kekeringan dan musim kemarau panjang, sangat memerlukan perhatian dan kerja sama kita untuk mengatasi permasalahan terkait kebutuhan air bersih dan sarana pendukungnya. Peluang besar yang sangat sayang untuk kita lewatkan!

    There are no latests news yet

13 Feb 2026

Anonim
Rp 50.353

13 Feb 2026

Sarmiyah
Rp 200.030

13 Feb 2026

Hamba Allah
Rp 100.007

13 Feb 2026

Dwi
Rp 100.416

13 Feb 2026

Laily Novitasari
Rp 10.043

12 Feb 2026

Anonim
Rp 50.404

12 Feb 2026

Verawati
Rp 50.267